Minggu, 20 Juli 2014

JADWAL IDUL FITRI 1435 H / 2014 M JATUH PADA HARI SENIN TANGGAL 28 JULI 2014

Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid di Yogyakarta telah menetapkan 1 Syawal 1435 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri akan jatuh pada hari Senin, 28 Juli 2014. Semoga saja penetapan 1 Syawal 1435 H pada 28 Juli 2014 akan sama dengan jadwal penetapan  awal Syawal dari Kementerian Agama Republik Indonesia.


Seperti pada informasi resmi pada situs resmi PP. Muhamadiyah tentang Tinggi Hilal Diatas 2 Derajat, 1 Syawal 1435 H Akan Bersamaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Oman Fathurohman didampingi Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas dalam konferensi pers mengenai pernyataan resmi penentuan awal 1 Syawal 1435 H, di gedung PP Muhammadiyah, Jl. Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta, Jum’at (18/7).

Dalam keterangannya Oman menjelaskan, tinggi Hilal atau piringan bulan yang terpantul sinar Matahari pada saat tenggelamnya Matahari tanggal 27 Juli 2014 adalah sebesar 3,6 derajat dan masih di atas ufuk.

Dengan demikian menurut perhitungan hisab Imkanurukyat Pemerintah yang mensyaratkan tinggi hilal 2 derajat, maka menurut Oman Fathurohman kriteria pemerintah sudah terpenuhi  dan diyakini pemerintah akan menetapkan 1 syawal 1435 H pada 28 Juli 2014. “3,6 derajat itu tinggi hilal apabila dilihat dari Yogyakarta, apabila dilihat dari Banda Aceh, maka tinggi bulan sebesar 2,1 derajat artinya masih juga memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Oman Fathurohman mengungkapkan, Muhammadiyah yang menggunakan hisab hakiki wujudul hilal, tidak mensyaratkan ketinggian hilal. Untuk Muhammadiyah jelas Oman, setelah terjadi Ijtima’ atau konjungsi dan bulan telah mengejar matahari, serta saat matahari tenggelam bulan masih ada di atas ufuk, maka kriteria telah terpenuhi dan esoknya telah masuk bulan baru.

Sementara itu ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas menghimbau pawa warga Muhammadiyah dan juga masyarakat umum untuk menjadikan momentum 1 Syawal 1435 H, sebagai jalan untuk kembali merajut persaudaraan yang mungkin sedikit terganggu akibat tensi pilpres yang cukup tinggi. “Saya berharap Idul Fitri ini menjadi momentum untuk kembali menjalin ukhuwah, dan melupakan segala pertentangan yang mungkin terjadi karena Pilpres,” tegasnya. (mac)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar